Setiap manusia adalah inspirasi, tidak ada sesuatu hal terjadi hanya “kebetulan”.
Allah SWT telah menjelaskan bahwa "tidaklah
Allah menciptakan/menjadikan sesuatu itu sia-sia melainkan ada hikmahnya" (QS.Ali Imran ayat 191)''.
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam
dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal."
Semua
pasti sudah tertulis dalam “takdir”. Maka, ibarat puzzle, kita ada di semesta
untuk saling melengkapi.
Tidak
ada celah kesombongan saat merasa bahwa kita semua saling berproses menuju “keadaan
yang lebih baik”.
Setiap
sinergi dan kolaborasi dapat tercipta dengan apik bila tak ada gengsi yang
menyertai.
Selayaknya
kita harus menyadari, bahwa adanya kita saat ini dan dalam kondisi hingga
seperti ini pasti ada karena bantuan serta peran dari orang lain. Maka tak
dapat dipungkiri, kehadiran kita ditengah manusia yang lain adalah saling
memberi manfaat melalui kontribusi dalam peran apapun kita nanti.
Kebaikan
yang ditebarkan, pengorbanan yang disedekahkan, kelak akan membawa pada
pemberat timbangan untuk garansi hidup yang lebih baik berupa jaminan surga dan
kemenangan agung.
Hidup dengan memberi
kemudahan bagi yang lain, semoga akan mendatangkan jalan-jalan kemudahan bagi lika-liku
kehidupan di masa nanti.
“Barangsiapa yang
meringankan (menghilangkan) kesulitan seorang muslim kesulitan-kesulitan
duniawi, maka Allah akan meringankan (menghilangkan) baginya kesulitan di
akhirat kelak. Barangsiapa
yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka
Allah akan memudahkan baginya kemudahan (urusan) di dunia dan akhirat.”
(HR: Tirmidzi : 1853)
Setiap
orang berhak atas kehidupannya, hanya saja setiap keputusan akan dibebankan
atas pertanggungjawabannya.
Tidak
ada benar salah dalam keputusan, yang ada “sudah tahu” dan “belum tahu”. Tugas manusia
hanyalah mencari tahu, lalu mengambil langkah selanjutnya.
Bagaimanapun
kita dilahirkan saat ini, jalankanlah peran terbaik. Ingat selalu, bahwa hasil
tak akan mengkhianati proses. Apapun yang terjadi, pada akhirnya adalah yang
terbaik porsinya bagi kita untuk saat ini.
Setiap
proses adalah penghargaan untuk diri yang tidak pernah berhenti belajar dan
berjuang. Pencapaian adalah bentuk kepastian dari hasil berproses. Jatuh dan
bangkit dalam proses tak akan menjadi sia-sia saat pencapaian itu dirasakan. Sebab
makna dari berproses ada saat kita mau bangkit saat terjatuh berkali-kali.
Yakinilah
bahwa tiada peran terkecil dalam menebar kontribusi. Hanya saja berbeda jalan
dan tempatnya. Semua dalam tujuan yang
sama menjadi pribadi yang lebih baik dan hamba paling taat.
Kurangi
mengeluh, teruslah berdoa dan berusaha dengan sebaik-baiknya. Sibukkan diri
dalam kebaikan, hingga keburukan lelah mengikutimu.
Hidup
bukan tentang siapa yang terbaik, tetapi siapa yang mau berbuat baik. Teruslah melangkah,
selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa dihargai.
Orang baik tidak pernah merasa rugi.
Live
on your beliefs, dreams or values. When you feel fear, doubt of yourself. Always
remember, those limitations are only in your mind. Proloung your prayer, connect
your heart to your Lord. Then ask God The Almighty to ease your journey, your
process and guide your way. Because God’s power is limitless.
Focus
on your part things that you can control. Your courage, your genuine intention,
your prayer, your effort, your action, your improvement. Then let God gives you
the best result. Tawakkal. Trust in God’s perspectives. Because whatever it is.
God’s choice is always the best for you.
#keepmovingkeepgrowing



MaasyaAllah barakallahu fiik mbak❤️
BalasHapusalhamdulillah, wafiiki barakallah...
Hapus